Rabu, 15 November 2017

Fokus Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Bengkulu Sinergikan Program


BENGKULU, LAMPUNGUPDATE.COM - Dengan menyinergikan program antarorganisasi perangkat daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tetap fokus menurunkan angka kemiskinan yang saat ini berada di angka 16,45 persen dari jumlah total penduduk daerah ini.

"Untuk mengentaskan kemiskinan daerah kita yang angkanya masih tinggi perlu adanya percepatan," ujar Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Bengkulu, Rabu.

Sampai dengan saat ini, kata dia, Pemprov Bengkulu belum menemukan formula yang ampuh untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di daerah itu sudah mengalami penurunan dari angka 17,32 persen pada 2016 menjadi 16,45 persen pada 2017.

"Kita perlu temukan akar penyebab supaya bisa ditanggulangi dengan tepat," ucapnya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Bengkulu.

Rohidin mengatakan, survei angka kemiskinan versi BPS menggunakan indikator besarnya biaya pengeluaran per kapita masyarakat, tanpa melihat kondisi infrastruktur yang dimiliki masyarakat. Hal tersebut menimbulkan perbedaan angka kemiskinan. Sebab, setiap masyarakat memiliki karakteristik dan kebiasaan yang berbeda dalam hal pengeluaran biaya kehidupan sehari-hari.

Dalam rapat koordinasi tersebut lebih jauh Rohidin meminta pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu untuk dapat meningkatkan sinergi guna menanggulangi kemiskinan di daerahnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar