Kamis, 26 Oktober 2017

Pemrov Bangka Belitung Gandeng Perbankan Menjamin Hasil Panen Lada Petani

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,
Yuliswan


BABEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani komoditas ekspor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menggandeng pihak perbankan untuk menjamin lada putih.

"Pihak bank menjamin lada putih petani yang dititip dan disimpan di resi gudang. Jadi, petani tidak lagi menjual hasil panennya di saat harga anjlok," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel, Yuliswan, di Pangkalpinang, Kamis.

Guna memberikan jaminan lada putih petani ini, kata dia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan tiga bank, yaitu Bank Sumsel Babel, BNI dan Bank Jabar dengan sistem syariah.

"Jika lada putih yang disimpan di resi gudang tersebut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya hilang atau terbakar, maka tiga bank ini akan mengganti kerugian petani," ujarnya.

Di samping itu, lada putih yang disimpan resi gudang ini juga dapat dijadikan sebagai agunan atau jaminan petani untuk mendapatkan pinjaman di bank tersebut.

"Di saat harga lada murah, petani dapat meminjam uang modal usaha atau kebutuhan sehari-hari di bank dengan bunga pinjaman sebesar 6 persen yang telah disubsidi pemerintah," katanya.

Yuliswan mengatakan, bunga pinjaman sebesar 6 persen ini akan disubsidi pemerintah daerah selama enam bulan, sehingga petani tidak perlu lagi membayar
pinjaman dalam waktu yang ditetapkan.

"Di saat harga lada naik, petani bisa menjual ladanya untuk mengembangkan usaha perkebunan dan kebutuhan pokok sehari-harinya," pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar